Stagustaf

Life's like a multiple choice question, sometimes the choices confuse you, not the question itself

Cerita Kepememimpinan dari Umar Bin Khatab

“Udah matang bu? Aku lapar buu..”

Beberapa saat kemudian
“Bu, kapan matangnya? Aku udah gak tahan lagi!”

Sang ibupun terus mengaduk panci

“Sebentar lagi nak, sabar ya”

Akhirnya anaknya pun tertidur sambil menunggu yg dimasak ibu.

Khalifah Umar Bin Khatab mendengar dari luar rumah dan mengetuk pintu rumah ibu tsb menyapa

UBK: “Ya Ibu, Ada apa? Kenapa anakmu minta makan tak kau berikan?”

Ibu: “Ya Khalifah, aku tak punya apapun untuk dimakan, jadi aku memasak BATU dlm panci ini dan terus mengaduk, sampai anak ku lelah bertanya dan akhirnya tertidur, aku tak tau harus buat apa lagi, kami terlalu miskin” *isak tangis*

Khalifah UBK langsung pulang ke rumahnya bercucuran air mata mendengar cerita rakyatnya.

UBK kembali ke rumah ibu tsb, sambil memanggul sekarung kedelai, berkata

“Ini ibu, bangunkan anakmu, masak ini utk keluargamu hari ini dan berikutnya”

Setiap malam, Umar Bin Khatab, Radiatul Anh, mengetuk pintu rumah rakyat-nya satu satu dan memastikan mereka baik-baik aja dan tidak tidur dalam rasa lapar.

Semoga pemimpin Indonesia berikutnya adalah orang yg memiliki hati, bukan hanya ambisi.

Cerita diambil dari ceramah tarawih Adhiaksa Dault di mesjid Al-Azhar.

View on Path

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: