Stagustaf

Life's like a multiple choice question, sometimes the choices confuse you, not the question itself

Rest in peace, see you in a great unknown, Heroes!

Rest in peace, see you in a great unknown, Heroes!

Kereta terakhir telah menanti, siap mengantarkan kalian ke stasiun tujuan akhir.

Hancur hati ini denger cerita detik-detik sebelum KA tabrakkan.

Hampir gak percaya di tengah cela-mencela dan sakit-menyakiti sesama manusia, masih ada 3 orang berjiwa malaikat dalam tubuh manusia. Kutipan beritanya dari Vivanews:

Ketiga karyawan KAI mengorbankan nyawa untuk keselamatan penumpang. “Saya dapat laporan dari seorang ibu yang menjadi korban kecelakaan. Dia bilang, awak kabin masinis keluar sebelum tabrakan”

“Dia menyuruh penumpang mundur karena kereta mau nabrak truk tangki,”

Mendapat peringatan dari awak kabin masinis, penumpang wanita di gerbong pertama segera bergeser ke belakang.

“Awak kereta kemudian masuk kembali ke kabin untuk mencoba menyelamatkan kereta,”

“Berdasarkan laporan penumpang mengenai ciri-ciri awak kabin yang memberikan peringatan itu, diketahui dia adalah teknisi kereta Sofyan Hadi”

“Dia sepertinya disuruh masinis dan asisten masinis untuk memperingatkan penumpang”

“Masinis dan asistennya sendiri mencoba melakukan penyelamatan dengan pengereman,”

“Ketiganya sangat mungkin menyelamatkan diri lebih dulu dari kecelakaan. “Apalagi Sofyan bisa saja tidak kembali ke kabin depan setelah memperingatkan penumpang”

“Tapi ia justru balik lagi ke kabin membantu rekan-rekannya,”

———————————————————————————————————————–

Gak bisa dibayangkan gimana suasana dan kepanikkan di gerbong terdepan tersebut. Suasana mencekam ketika maut mengintai.

Manusia pada dasarnya cenderung akan menyelamatkan dirinya sendiri, saat bahaya mengancam, ketakutan akan kematian membuat manusia akan selalu mencari cara untuk survive

Tapi ketiga malaikat ini dengan berani dan pengabdian melayani dan melindungi masyarakat, saat detik-detik terakhir ajalnya, tidak memikirkan diri sendiri.

Mereka malah berusaha sampai titik darah penghabisan melindungi ratusan manusia di belakang yang juga sama memiliki harapan hidup yang sama.

Ya Allah, Ya Tuhan yang maha memberi perlindungan dan selalu menyayangi, tempatkan mereka dalam derajat yang tertinggi, bayarkan apa yang sudah mereka korbankan kepada kami, berikan kesenangan dalam kehidupan mereka berikutnya.

Terima kasih untuk semua pengabdian dan kesetiaan kalian dalam menjalani profesi.

Semoga kereta terakhir akan mengantarkan kalian pada kebahagiaan yang kekal, surga.

Some of us die as heroes, fly straight to Heaven, paid back through kindness they spread to others when they were still alive. It’s a promise God gives us.

Rest in peace, see you in a great unknown, heroes.

Photo: Dokumen KAI

Single Post Navigation

One thought on “Rest in peace, see you in a great unknown, Heroes!

  1. :((. Semoga mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: